SMAN 1 Kapuas timur, pekan ke-6 pembelajaran secara “Daring”

SmatimNews.(Jum’at, 11 september 2020) Pembelajaran secara Daring dilakukan karena masa pandemi masih melanda beberapa negara termasuk negara Indonesia maka pembelajaran pun dilakukan secara Daring atau dalam jaringan.

Pembelajaran ini dilakukan dari rumah baik siswa maupun guru. Jam pelajaran pun masih sama namun hanya sampai jam 12.00 wib, yang terlibat di dalamnya yaitu guru, siswa/siswi dan beberapa staf TU sekolah.

Minggu ini memasuki pekan ke-6 pembelajaran secara Daring, walau pertama mencoba ada sedikit kendala namun pada akhirnya pembelajaran secara Daring berjalan dengan lancar.

Baik siswa maupun guru mulai terbiasa dengan kegiatan pembelajaran secara Daring ini, SMAN 1 Kapuas Timur membuat tim IT untuk pelaksanaan pembelajaran secara Daring, pembelajaran mungkin akan dilakukan sampai akhir tahun yang akan datang.

Sampai saat ini belum ada berita tentang kepastian sekolah, karena  belum ada kabar dari KEMENDIKBUD  tentang tanggal masuk sekolah. Kemungkinan masuk sekolah awal Januari dan saat masa pandemi usai, saat masuk sekolah kemungkinan kita sudah memasuki New Normal dan masih menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker  baik guru maupun siswa dan menghindari kerumunan.

Berikut ada beberapa pendapat dari siswa/siswi tentang pembelajaran dengan metode Daring.

”Menurut saya pembelajaran dari rumah lebih sulit dipahami karena tidak langsung dijelaskan oleh guru yang bersangkutan dan sangat terhalang oleh kuota yang agak lelet sehingga mengurangi daya konsentrasi sedangkan untuk jaringan kuota yang lancar memiliki harga yang menguras kantong bagi saya yang belum mempunyai penghasilan sendiri”. Muhammad Redho Seorang siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kapuas Timur.

”Menurut saya dalam hal biaya dan tenaga dalam belajar secara daring itu bagus, tapi kalau dalam hal pembelajaran kurang efektif karena terkendala jarak, jika kita ingin bertanya secara online(WA) penjelasan materi masih sulit dipahami daripada pembelajaran secara langung (Tatap muka)”. Elvia Normalinda, siswi  SMAN 1 Kapuas Timur kelas XI

“Menurut saya kurang efektif, siswa kurang dapat memahami pembelajarannya dan juga terkadang terkendala oleh signal”. Nunik Aryati siswi SMAN 1 Kapuas timur kelas X.

Pembelajaran secara Daring ini memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing-masing, diharapkan dengan adanya media pembelajaran secara Daring ini dapat membantu dalam pembelajaran apalagi di masa pandemi yang mana di haruskan tetap berada di rumah dan menghindari kerumunan.

Marilah kita menjaga kesehatan, gunakan masker apabila keluar rumah dan jangan lupa selalu mencuci tangan.

 

Oleh: Aslam Auliyah XI IPA 2

#stayhealty #stayathome

Don’t Forget to Follow Us On :

Instagram : https://www.instagram.com/smatim1.officialh

YouTube: https://www.youtube.com/channel/UCWfnMhcYfjeoHKrNq_V2sLw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *